Wajib Tahu, Ini Bahayanya Sering Gunakan Obat Kumur dari Pakar Kesehatan UGM
Minggu, 09 Oktober 2022 - 17:34 WIB
loading...
Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM mengingatkan bahayanya menggunakan obat kumur secara berlebihan. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Dokter gigi sekaligus Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM , Dr. drg. Yulita Kristanti, M.Kes., Sp.KG.(K), mengingatkan bahayanya menggunakan obat kumur secara berlebihan.
Menurutnya, penggunaan obat kumur sebaiknya digunakan seperlunya dan tidak terlalu banyak atau rutin. Jika terlalu banyak, dampaknya dapat mengganggu flora mulut.
Baca juga: Menuju World Class University, UIN Malang Ikutkan 72 Dosen Sertifikasi Internasional
“Betul menggunakan seperlunya saja karena akan mengganggu flora mulut,” tutur drg. Yulita dalam webinar ‘Pengabdian Kepada Masyarakat' yang di unggah ke kanal YouTube UGM FKG, seperti dikutip, Minggu (9/10/2022).
Rekan drg. Yulita, drg. Andina Widyastuti, Sp.KG(K), menjelaskan bahwa flora mulut merupakan kumpulan dari bakteri-bakteri baik yang ada pada mulut. Penggunaan obat kumur secara berlebihan ditakutkan dapat mengganggu bakteri-bakteri baik tersebut.
Ketergangguan bakteri baik tersebut kemudian disinyalir dapat mengakibatkan munculnya jamur pada mulut.
Baca juga: Sederet Sekolah Kedinasan yang Berada di Nusa Tenggara Barat, Lulus Otomatis PNS
Menurutnya, penggunaan obat kumur sebaiknya digunakan seperlunya dan tidak terlalu banyak atau rutin. Jika terlalu banyak, dampaknya dapat mengganggu flora mulut.
Baca juga: Menuju World Class University, UIN Malang Ikutkan 72 Dosen Sertifikasi Internasional
“Betul menggunakan seperlunya saja karena akan mengganggu flora mulut,” tutur drg. Yulita dalam webinar ‘Pengabdian Kepada Masyarakat' yang di unggah ke kanal YouTube UGM FKG, seperti dikutip, Minggu (9/10/2022).
Rekan drg. Yulita, drg. Andina Widyastuti, Sp.KG(K), menjelaskan bahwa flora mulut merupakan kumpulan dari bakteri-bakteri baik yang ada pada mulut. Penggunaan obat kumur secara berlebihan ditakutkan dapat mengganggu bakteri-bakteri baik tersebut.
Ketergangguan bakteri baik tersebut kemudian disinyalir dapat mengakibatkan munculnya jamur pada mulut.
Baca juga: Sederet Sekolah Kedinasan yang Berada di Nusa Tenggara Barat, Lulus Otomatis PNS
Lihat Juga :