Ide Permanenkan Pendidikan Jarak Jauh Perlu Pertimbangan Matang
Selasa, 07 Juli 2020 - 18:47 WIB
loading...
Anggota Komisi X DPR, Illiza Sa’aduddin Djamal menyatakan wacana mempermanenkan PJJ yang disampaikan Mendikbud, Nadiem Makarim perlu dicermati dengan baik. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR, Illiza Sa’aduddin Djamal menyatakan wacana mempermanenkan pendidikan jarak jauh (PJJ) yang disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim perlu dicermati dengan baik.
Menurut dia, di masa pademik COVID-19 pendidikan jarak jauh itu memang sebuah keharusan untuk merespon wabah yang sedang terjadi. Namun untuk mempermanenkannya di masa pasca COVID-19 perlu mendapatkan banyak pertimbangan. (Baca juga: Menag: 11.998 Madrasah Tak Punya Jaringan Listrik)
"Karena pendidikan tidak hanya transfer pengetahuan, namun juga mendidik perilaku siswa dan membentuk karakter yang di banyak aspek masih membutuhkan sentuhan guru dan suasana sekolah," tutur Illiza kepada wartawan, Selasa (7/7/2020).
Menurutnya, jika sewaktu-waktu sekolah menerapkan pendidikan jarak jauh pada mata pelajaran tertentu, hal itu masih memungkinkan, bahkan mungkin perlu. Karena pembelajaran jarak jauh bisa menjadi alternatif yang bisa dimanfaatkan sekolah dan siswa dalam rangka memanfaatkan teknologi yang makin berkembang.
"Namun sekali lagi tidak bisa diterapkan sepanjang waktu dan khusus sekolah atau daerah yang memang sudah siap secara teknologi. Jangan sampai pembelajaran jarak jauh ini justru menimbulkan masalah baru dalam dunia pendidikan," jelas Politikus PPP ini.
Menurut dia, di masa pademik COVID-19 pendidikan jarak jauh itu memang sebuah keharusan untuk merespon wabah yang sedang terjadi. Namun untuk mempermanenkannya di masa pasca COVID-19 perlu mendapatkan banyak pertimbangan. (Baca juga: Menag: 11.998 Madrasah Tak Punya Jaringan Listrik)
"Karena pendidikan tidak hanya transfer pengetahuan, namun juga mendidik perilaku siswa dan membentuk karakter yang di banyak aspek masih membutuhkan sentuhan guru dan suasana sekolah," tutur Illiza kepada wartawan, Selasa (7/7/2020).
Menurutnya, jika sewaktu-waktu sekolah menerapkan pendidikan jarak jauh pada mata pelajaran tertentu, hal itu masih memungkinkan, bahkan mungkin perlu. Karena pembelajaran jarak jauh bisa menjadi alternatif yang bisa dimanfaatkan sekolah dan siswa dalam rangka memanfaatkan teknologi yang makin berkembang.
"Namun sekali lagi tidak bisa diterapkan sepanjang waktu dan khusus sekolah atau daerah yang memang sudah siap secara teknologi. Jangan sampai pembelajaran jarak jauh ini justru menimbulkan masalah baru dalam dunia pendidikan," jelas Politikus PPP ini.
Lihat Juga :