Sekolah Swasta Kesulitan Dana, Pemerintah Diminta Prioritaskan BOS dan Honorer
Jum'at, 01 Mei 2020 - 14:43 WIB
Sebanyak 56% sekolah swasta dikabarkan mengalami masalah keuangan akibat terdampak wabah virus Corona atau Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan sosial. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Sebanyak 56 persen sekolah swasta dikabarkan mengalami masalah keuangan akibat terdampak wabah virus Corona atau Covid-19 dan pembatasan sosial. Sehingga pemerintah diminta untuk membantu agar sekolah-sekolah tersebut tetap dapat beroperasi.
Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji menyatakan, pada prinsipnya, dalam situasi apapun, termasuk darurat pandemi covid-19 seperti sekarang ini, pendidikan harus tetap jalan.
"Karena pendidikan adalah hak yang melekat pada semua warga negara tanpa kecuali," ujar Ubaid saat dihubungi SINDOnews, Jumat (31/4/2020). (Baca juga: Terdampak Pandemi Corona, 56% Sekolah Swasta Alami Kesulitan Finansial)
Menurut Ubaid, jika dalam situasi darurat, tentu pendidikan diharapkan tetap berjalan, namun tetap harus menyesuakan dengan situasi dan kondisi yang tidak normal seperti biasanya. Untuk itu harus ada skema dan kebijakan khusus dari pemerintah dalam membantu mereka.
Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji menyatakan, pada prinsipnya, dalam situasi apapun, termasuk darurat pandemi covid-19 seperti sekarang ini, pendidikan harus tetap jalan.
"Karena pendidikan adalah hak yang melekat pada semua warga negara tanpa kecuali," ujar Ubaid saat dihubungi SINDOnews, Jumat (31/4/2020). (Baca juga: Terdampak Pandemi Corona, 56% Sekolah Swasta Alami Kesulitan Finansial)
Menurut Ubaid, jika dalam situasi darurat, tentu pendidikan diharapkan tetap berjalan, namun tetap harus menyesuakan dengan situasi dan kondisi yang tidak normal seperti biasanya. Untuk itu harus ada skema dan kebijakan khusus dari pemerintah dalam membantu mereka.
Lihat Juga :