Ini Kewajiban Siswa Sebelum Ikut Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah
Rabu, 07 April 2021 - 17:37 WIB
loading...
Kepala Sekolah SMKN 15 Jakarta, Prihatin Gendra Priyadi di lokasi, Rabu (7/4). Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Salah satu sekolah yang melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka adalah SMKN 15 Jakarta, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (7/4) ini. Ada syarat sebelum siswa tersebut mengikuti kegiatan belajar secara tatap muka .
"Salah satu ketentuan wajib itu anaknya mau dan orangtuanya memberikan izin, jadi kalau anaknya mau tapi orangtuanya belum mengizinkan, maka dia tak boleh ikut luring, jadi dia harus tetap daring belajar di rumah," ujar Kepala Sekolah SMKN 15 Jakarta, Prihatin Gendra Priyadi di lokasi, Rabu (7/4/2021).
Baca juga: Pertama Masuk Sekolah Tatap Muka, Medina: Saya Senang Meski Canggung di Kelas
Menurutnya, total ada 468 siswa dengan 19 kelas dan 4 program keahlian di sekolahnya itu, tapi pada uji coba kegiatan belajar-mengajar tatap muka ini hanya 114 siswa saja yang mengikuti kegiatan tersebut perharinya. Adapun siswa yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari kelas 10 dan 12, sedangkan kelas 11 tidak karena mereka tengan melakukan prakerin atau PKL.
"Ada 8 kelas yang lagi uji coba, tiap kelas beda-beda jumlahnya, kelas 10 misalnya ada 36 siswa, di bagi 2 yang satu 18 satu lagi 17. Kalau kelas 12 ada yang 10 atau 9 siswa," tuturnya.
Dia menerangkan, kelas 12 melakukan uji coba tatap muka guna menghadapi ujian dan yang paling bahagian itu kelas 10. Sebabnya, selama masuk ke SMKN 15 Jakarta, baru kali ini mereka datang ke sekolah, sebelumnya mereka hanya mengikuti kelas secara daring.
Baca juga: Perketat Prokes, SDN 3 Palmerah Jakbar Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka
"Salah satu ketentuan wajib itu anaknya mau dan orangtuanya memberikan izin, jadi kalau anaknya mau tapi orangtuanya belum mengizinkan, maka dia tak boleh ikut luring, jadi dia harus tetap daring belajar di rumah," ujar Kepala Sekolah SMKN 15 Jakarta, Prihatin Gendra Priyadi di lokasi, Rabu (7/4/2021).
Baca juga: Pertama Masuk Sekolah Tatap Muka, Medina: Saya Senang Meski Canggung di Kelas
Menurutnya, total ada 468 siswa dengan 19 kelas dan 4 program keahlian di sekolahnya itu, tapi pada uji coba kegiatan belajar-mengajar tatap muka ini hanya 114 siswa saja yang mengikuti kegiatan tersebut perharinya. Adapun siswa yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari kelas 10 dan 12, sedangkan kelas 11 tidak karena mereka tengan melakukan prakerin atau PKL.
"Ada 8 kelas yang lagi uji coba, tiap kelas beda-beda jumlahnya, kelas 10 misalnya ada 36 siswa, di bagi 2 yang satu 18 satu lagi 17. Kalau kelas 12 ada yang 10 atau 9 siswa," tuturnya.
Dia menerangkan, kelas 12 melakukan uji coba tatap muka guna menghadapi ujian dan yang paling bahagian itu kelas 10. Sebabnya, selama masuk ke SMKN 15 Jakarta, baru kali ini mereka datang ke sekolah, sebelumnya mereka hanya mengikuti kelas secara daring.
Baca juga: Perketat Prokes, SDN 3 Palmerah Jakbar Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka
Lihat Juga :