3 Kisah Guru Inspiratif, Nomor 2 Mengabdi di Daerah Terpencil dengan Gaji Rp300 Ribu

Minggu, 07 November 2021 - 23:56 WIB
loading...
3 Kisah Guru Inspiratif,...
Seorang guru mengajar siswanya secara tatap muka di sebuah Mushala. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pendidikan merupakan langkah krusial yang diperlukan suatu bangsa agar dapat maju. Dengan begitu, kualitas guru tentu penting untuk dapat menyampaikan ilmu dengan baik. Ketersediaan sarana dan prasarana untuk mendukung jalannya pendidikan juga tidak kalah penting.

Namun, seringkali penyebaran sarana dan prasarana yang tidak merata menyebabkan tingkat pendidikan di Indonesia masih rendah. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa sosok guru inspiratif yang membantu perkembangan pendidikan Indonesia di berbagai kalangan masyarakat:

Baca juga: 4 Cerita Viral Perjuangan Guru Honorer Ikut Tes PPPK, Nomor 4 Bisa Bikin Menangis

1. Gerakan Sadar Baca
Seorang guru berinisial W (43), turut andil dalam membangun minat literasi warga sekitarnya. Ia memberikan ruang baca bagi masyarakat, terutama anak-anak, dengan mendirikan warung baca.

Ia merasa gelisah atas kondisi masyarakat yang menganggap pendidikan hanya sekedar formalitas dan melihat minat membaca masyarakat yang rendah. Karenanya, sejak 2009, Ia berinisiatif untuk mengumpulkan koleksi buku yang sempat Ia beli.

Jumlahnya tidak banyak, hanya 25 buku. Setelahnya, W menghubungi kerabatnya untuk menyumbangkan buku. Kini, di rumahnya, Ia membuka perpustakaan yang disebut Layanan Masyarakat Baca ‘Pado Maco’.

Baca juga: 4 Kisah Perjuangan Mahasiswa Lulus Cumlaude, Nomor 3 Sambil Jadi Kuli Bangunan

Selain perpustakaan, Ia juga berkeliling desa untuk menunjukkan buku-buku dari perpustakaannya. Biasanya Ia berkeliling dari desa ke desa, dan mencari tempat ramai untuk menawarka bukunya kepada orang-orang. Selain perpustakaan gratis, Ia juga membuka PAUD sekaligus memberikan pengajaran membaca pada masyarakat di sekitar kediamannya.

2. Mengabdi di Daerah Terpencil
Jarak 12 KM yang harus ditempuhnya setiap hari tidak lantas membuat seorang guru berinisial SP menyerah. SD tempatnya mengajar, SDN Tambora di Desa Oi Bura, Kabupaten Bima, NTB, terletak di tengah perkebunan kopi. Untuk mencapai tempatnya mengajar tersebut, SP harus melewati kawasan hutan.

Pembelajaran tatap muka ini telah dinantikan SP, karena semenjak pandemi, kegiatan belajar mengajar dihentikan. Ia juga tidak dapat melangsungkan pengajaran secara daring, karena ketiadaan jaringan di daerah tersebut.

Pengorbanan yang diberikannya pada anak didik sangat besar, padahal dalam sebulan, Ia hanya mendapatkan pendapatan sekitar Rp300 ribu. Namun, SP mengaku senang mengajar karena melihat antusiasme peserta didiknya selama mengikuti pembelajaran.

3. Mengajar Tanpa Akses Internet
Salah satu desa terisolasi yang terletak di Indonesia berlokasi di Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Ketiadaan jaringan internet sangat menyulitkan tenaga pengajar yang dihimbau untuk mengadakan pembelajaran daring selama masa pandemi.

Seorang guru tenaga harian lepas (THL) berinisial T mengaku bahwa kerja keras dan kreatifitas sangat dibutuhkan untuk dapat meneruskan ilmu yang dimilikinya kepada peserta didiknya di sekolah pedalaman. Salah satunya adalah masalah pembelajaran daring.

Untuk menyiasati hal ini, Ia rela berkeliling desa, mengetuk pintu rumah demi rumah anak didiknya dan membagikan video pembelajaran yang sebelumnya telah Ia rekam kepada peserta didiknya menggunakan jaringan Bluetooth. Meskipun lelah, Ia merasa memiliki kewajiban untuk terus menyebarkan ilmu yang dimilikinya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Dibuka hingga 13 Juli,...
Dibuka hingga 13 Juli, Ini Persyaratan Beasiswa Guru Unpad 2026
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Rekomendasi
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved