Pembukaan Sekolah Berisiko, DPR Minta PJJ Terus Diperbaiki

Selasa, 04 Agustus 2020 - 11:18 WIB
loading...
Pembukaan Sekolah Berisiko,...
Sejumlah siswa yang tidak memiliki gawai dan kuota internet mengikuti proses belajar mengajar dengan tatap muka. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Rencana pembukaan sekolah di luar zona hijau terus menuai kritik sejumlah pihak, termasuk Komisi X DPR yang membidangi pengawasan pendidikan, budaya, pariwisata dan olahraga. Pasalnya, pembukaan sekolah sangat berisiko khusus terhadap anak-anak di sekolah dasar dan sekolah tingkat menengah.

“Tentu (pembukaan sekolah) sangat beresiko, karena tidak ada jaminan bagi anak anak dalam perjalanan menuju ke sekolah dan pulang, khususnya yang menggunakan transportasi umum yang rentan penularan. Apalagi yang massal,” kata anggota Komisi X DPR Himmatul Aliyah saat dihubungi SINDO Media, Selasa (4/8/2020). (Baca juga: Mendagri Minta Daerah Gelar Simulasi Sebelum Sekolah Tatap Muka Dimulai )

Namun demikian, anggota Panitia Kerja (Panja) Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Komisi X DPR ini menambahkan, harus dicarikan jalan keluar terbaik agar pendidikan tetap berjalan bagi peserta didik di berbagai daerah di Indonesia.

“Misalnya yang zona merah bisa belajar dari rumah dengan modul yang sudah disiapkan sekolah,” imbuhnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga meminta, agar PJJ terus diperbaiki. Baik pemenuhan sarana dan prasarana, maupun dari segi metode pembelajaran dan kurikulumnya. Sehingga, anak-anak lebih mudah memahami pelajaran yang disampaikan. (Baca juga: Mendagri Nilai Pertemuan Tatap Muka Sekolah Tak Hanya Dilihat dari Warna Zonasi )

“Misalnya. masalah sinual, kuota (internet), gawai, metode belajar, kurikulum juga harus kurikulum yang disesuaikan atau disederhanakan,” pungkas Himma.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendikdasmen Resmikan...
Kemendikdasmen Resmikan PJJ Pendidikan Menengah, Sasar 3.500 Anak Tidak Sekolah
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Prof. Dr. Ali Muktiyanto...
Prof. Dr. Ali Muktiyanto Resmi Dilantik sebagai Rektor UT Periode 2025–2030
Kemenag Sediakan Beasiswa...
Kemenag Sediakan Beasiswa S1 PJJ untuk Guru di UIN Siber Cirebon
PJJ Magister PAI UIN...
PJJ Magister PAI UIN SSC 2025 Dibuka, Berikut Jadwal dan Syarat Pendaftaran
Bangun Inovasi Pengetahuan...
Bangun Inovasi Pengetahuan untuk Pembangunan Berkelanjutan, FST UT Gelar Seminar Internasional
IHSG Hari Ini Mendarat...
IHSG Hari Ini Mendarat di Zona Hijau, Naik Tipis ke Level 8.146
Banyak Saham Tenggelam...
Banyak Saham Tenggelam di Zona Merah, OJK Bilang Begini
Saham-saham Rontok Berjamaah,...
Saham-saham Rontok Berjamaah, Danantara Sebut Koreksi Alam
Rekomendasi
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved