Manfaatkan Produk Biodiesel, Kontingen Mahasiswa ITS Raih Emas di Pimnas
Rabu, 06 Januari 2021 - 20:14 WIB
loading...
Tim Mahasiswa ITS saat memperoleh medali emas pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-33 kategori Penelitian Eksakta. Foto/Humas ITS
A
A
A
JAKARTA - Produksi minyak jelantah akibat konsumsi minyak goreng di masyarakat semakin meningkat. Beberapa pihak telah memanfaatkan minyak jelantah ini sebagai biodiesel , tetapi crude glycerol yang merupakan produk sampingnya masih terbuang begitu saja.
Mengangkat permasalahan ini, tiga mahasiswa dari Departemen Kimia ITS melahirkan sebuah inovasi untuk mengkonversi limbah tersebut menjadi asam laktat yang bermanfaat. (Baca juga: Rektor UNS Resmikan Sistem Integrasi Data dan Informasi UNS )
Dengan kreativitas yang dibawanya, Gardini Nilasari, Annisa Putri Agustin dan Dewi Septiningtyas menjadi salah satu bagian kontingen ITS di Pimnas ke-33 dan berhasil menyabet emas di kategori presentasi PKM Penelitian Eksakta, beberapa waktu lalu.
Gardini selaku Koordinator Tim mengungkapkan, penelitian ini awalnya merujuk pada menumpuknya crude glycerol di Laboratorium Departemen Kimia ITS.
Produk tersebut merupakan produk samping dari proses transesterifikasi minyak jelantah pada sintesis biodiesel. “Kalau dibuang akan menyebabkan limbah baru, padahal tujuan awal pemanfaatan minyak jelantah ini untuk mengurangi limbah,” katanya melalui siaran pers, Rabu (6/1/2021). (Baca juga: Sisihkan 14 Negara, Mahasiswa IPB Menangi Kompetisi Fotografi Internasional )
Mengangkat permasalahan ini, tiga mahasiswa dari Departemen Kimia ITS melahirkan sebuah inovasi untuk mengkonversi limbah tersebut menjadi asam laktat yang bermanfaat. (Baca juga: Rektor UNS Resmikan Sistem Integrasi Data dan Informasi UNS )
Dengan kreativitas yang dibawanya, Gardini Nilasari, Annisa Putri Agustin dan Dewi Septiningtyas menjadi salah satu bagian kontingen ITS di Pimnas ke-33 dan berhasil menyabet emas di kategori presentasi PKM Penelitian Eksakta, beberapa waktu lalu.
Gardini selaku Koordinator Tim mengungkapkan, penelitian ini awalnya merujuk pada menumpuknya crude glycerol di Laboratorium Departemen Kimia ITS.
Produk tersebut merupakan produk samping dari proses transesterifikasi minyak jelantah pada sintesis biodiesel. “Kalau dibuang akan menyebabkan limbah baru, padahal tujuan awal pemanfaatan minyak jelantah ini untuk mengurangi limbah,” katanya melalui siaran pers, Rabu (6/1/2021). (Baca juga: Sisihkan 14 Negara, Mahasiswa IPB Menangi Kompetisi Fotografi Internasional )
Lihat Juga :