UT Menuju PTN-BH: Perubahan Status akan Untungkan Mahasiswa

Sabtu, 08 Januari 2022 - 23:49 WIB
loading...
UT Menuju PTN-BH: Perubahan...
Rektor UT Prof Ojat Darojat (tengah berpeci) berfoto bersama di sela acara sarasehan 5 PTN PK BLU di Kampus UT. Foto/neneng zubaidah
A A A
JAKARTA - Universitas Terbuka (UT) tengah menuju perubahan status menjadi Perguruan Tinggi Negeri-Badan Hukum (PTN-BH). Perubahan status itu pun nantinya akan memberi manfaat bagi mahasiswa. Mulai dari kemudahan membuka program studi yang dibutuhkan masyarakat hingga harapan tidak ada kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Pada 7 Desember 2021, UT memperoleh persetujuan dari Mendikbudristek menjadi PTN Badan Hukum . Proses selanjutnya adalah harmonisasi Rancangan Peraturan Pemerintah UT PTN-BH oleh Kemenkumham, Kemendikbudristek, Kemenkeu, Kemenpan dan Sekretariat Negara.

Baca juga: Program Kampus Merdeka Berlanjut di 2022, Catat Tanggal Pentingnya

Jika semua kementerian telah setuju terhadap RPP tersebut maka RPP siap diajukan kepada Presiden untuk ditandatangani. Penyusunan RPP merupakan proses yang panjang. UT juga telah melakukan diskusi kelompok terfokus bersama dengan PTN lain yang akan bertransformasi menjadi PTN-BH.

Yakni UNNES, Unesa, Universitas Syiah Kuala dan UNY untuk membahas hal umum bidang SDM, pengelolaan aset, keuangan, tata kelola dalam draf RPP PTN BH. Sebagai tindak lanjutnya, UT menjadi tuan rumah sarasehan bertajuk Sarasehan 5 PTN PK BLU Dalam Rangka Transformasi Perguruan Tinggi Menuju PTN-BH pada 6-9 Januari 2022.

Rektor UT Prof Ojat Darojat mengatakan, mahasiswa menjadi titik tumpu dari berbagai kebijakan yang akan ditempuh ketika UT akan bertransformasi menjadi PTN-BH.

Baca juga: Registrasi Akun LTMPT untuk Siswa Dimulai Senin, Begini Cara Daftarnya

"Terkait dengan benefit yang akan diperoleh mahasiswa, saya punya keyakinan bahwa dengan otonomi akademik yang lebih tinggi maka kita lebih cepat merespon kebutuhan calon mahasiswa," katanya disela sarasehan, Sabtu (8/1/2022).

Ojat melanjutkan, misalnya saja kebutuhan mahasiswa akan program studi baru yang dibutuhkan di lapangan saat ini. Dia melihat, dengan menjadi PTN-BH maka peluang UT untuk melihat peluang prodi yang dibutuhkan di lapangan akan lebih bisa cepat direspon.

Manfaat kedua bagi mahasiswa, terang Ojat ialah terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT).Dia menjelaskan, ketika UT bisa menawarkan prodi yang lebih sesuai dengan masyarakat dan bisa mendapatkan jumlah mahasiswa yang lebih masih maka dia meyakini UKT di UT akan menurun dan bukan meningkat.

"Sebab fixed costnya akan semakin tertekan. Kita mencoba untuk menjaga dengan mutu yang baik itu, pasti akan lebih banyak mahasiswa sehingga otomatis UKT akan turun dan bukan naik," ujarnya.

Ojat menuturkan, UT sebagai perguruan tinggi jarak jauh pun akan terus menjaga kualitas. Dalam konteks UT, katanya, kualitas bisa dijaga dengan melibatkan teknologi. Misalnya, bahan ajar yang dibuat untuk mahasiswa itu harus yang bagus dan tidak boleh ketinggalan zaman.

"Maka kita cari pengembang bidang ilmu yang memang jago dibidangnya. Sehingga bahan ajar harus dijaga dengan ketat supaya menjadi bahan ajar yang berkualitas," tuturnya.



Selain itu, UT juga merekrut tutor-tutor yang memang orang-orang terpilih dari berbagai perguruan tinggi. Begitupula dengan dosen dipilih yang berdedikasi untuk memberi pengajaran kepada mahasiswa dengan sistem kuliah di UT yang menggunakan sistem jarak jauh.

Selain itu, dia juga menjelaskan, pelaksanaan ujian di kampusnya juga sangat dijaga ketat. Mulai dari pengembangan bahan ujian, katanya, hingga pelaksanaan ujiannya itu sendiri.

Rektor mengungkapkan, pada 2019 lalu sebanyak 9.436 lulusan UT lolos CPNS. Menurutnya, hal itu bisa terjadi karena mahasiswa UT sudah terbiasa dengan ujian secara online.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Rekomendasi
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved